Lembaran Baru 

0 Comments


Gambar : Dokumentasi pribadi


Lembaran Baru  sering dikaitkan dengan hidup baru seperti saat kita baru kuliah, baru menikah, baru masuk ke perusahaan baru, baru pindah ke rumah baru, memasuki tahun baru, setelah Idul Fitri, dan sebagainya. Ya, itu bisa dikatakan lembaran hidup baru, namun bukan hanya itu.  Lembaran baru bukan berarti sekedar hidup yang baru atau hidup yang berbeda dengan yang sebelumnya. Membuka ‘’ lembaran baru ‘’ bukan hanya setelah terjadi perubahan, justru membuka lembaran baru adalah momen perubahan ke arah hidup yang lebih baik. Ada pepatah bijak mengatakan “ Hari kemarin telah berakhir tadi malam,  sukses atau gagal itu sudah berakhir tadi malam. Masa lalu adalah sebuah sejarah, jadikan masa lalu sebagai tempat bercermin bukan tempat tinggal ‘’ Peristiwa yang pahit mungkin masih menyisakan kedukaan dan peristiwa suka cita masih terasa kegembiraannya.  Tetapi semua peristiwa  masa lalu itu adalah kenangan yang harus mulai kita tinggalkan dan kita harus mulai dengan ‘’ lembaran baru ‘’ Jadikan masa lalu sebagai pengalaman yang terbaik, jika ada  yang  baik perlu dikenang tetapi  yang pahit harus ditinggalkan dan menjadi pembelajaran untuk melangkah menuju masa depan yang penuh harapan.

Jika membaca pepatah bijak tersebut diatas kelihatannya indah untuk dibaca tetapi tidak mudah untuk dilakukan. Ada orang yang dengan mudah memulai lembaran baru dan meninggalkan kenangan lamanya, tetapi bagi sebagian orang membuka lembaran baru perlu perjuangan yang tidak mudah bahkan ada yang tidak bisa melupakan dan akhirnya tenggelam, tidak bisa bangkit dan akhirnya hidup terbelenggu masa lalunya. Sebagian orang kadang terus terbayang-bayang dengan kejadian pada masa lalu sehingga rasa optimis dalam melangkah ke masa depan itu berkurang, karena rasa kepercayaan diri itu menghilang atau pudar. Masa lalu, terkadang mengikis rasa motivasi seseorang dalam menjalani kehidupan bahkan ada juga yang tidak lagi mempunyai semangat dalam menjalani hidup karena sulit melupakan masa lalunya sehingga untuk membuka lembaran baru juga sulit dilakukan. Ada pepatah bijak mengatakan ‘’ Kemuliaan terbesar dalam hidup bukan pada tidak pernah jatuh, tetapi bangkit setiap kali kita jatuh ( Nelson Mandela ) ,  karena ‘’ Gagal dan jatuh itu bukanlah hal yang fatal, tetapi keberanian untuk bangkit, memulai lagi dan melanjutkan itulah hal yang penting, karena itu jangan takut untuk bangkit dan memulai lembaran baru apapun masalahmu dahulu. ’’

Gambar : Dokumentasi pribadi

Ada banyak alasan orang ingin membuka lembaran hidup baru. Misalnya, setelah kehilangan seseorang yang dicintai, kegagalan dalam rumah tangga, ketidak berhasilan dalam karier, atau mungkin hanya kurang puas dengan kehidupan yang sekarang. Tentu akan butuh waktu yang panjang dan kerja yang keras untuk memulai hidup dengan suatu cara baru. Masa lalu adalah suatu hal yang tidak akan berubah meskipun dalam keadaan yang berbeda. Memori itu tetap tinggal dan bersarang dalam hati, baik yang buruk ataupun menyenangkan. Bagi kenangan indah sah-sah saja jika kamu simpan namun kenangan buruk sebaiknya kamu singkirkan jauh-jauh agar hidupmu lebih bahagia.  Harus mempunyai keberanian untuk melangkah dan menyiapkan mental yang kuat dalam membuka lembaran baru. Semua itu pasti bisa dilakukan jika ada kemauan dan keyakinan yang sungguh dan tidak terjebak atau terbelenggu oleh masa lalu.

Ada banyak orang yang berhasil memulai lembaran baru dengan baik, tetapi tidak sedikit juga yang sulit untuk lepas dari belenggu masa lalunya. Saya mempunyai seorang teman wanita yang berprofesi sebagai seorang dokter yang yang saat ini masih hidup sendiri dan belum mempunyai keinginan menikah walaupun sudah berusia kurang lebih 45 tahun. Berwajah cantik, pintar dan mempunyai hati yang baik tapi teman saya itu mengambil pilihan untuk hidup sendiri dan belum punya keinginan menikah, karena pernah dikecewakan oleh kekasihnya pada saat masih menempuh pendidikan dokter dan itu membuatnya sakit hati dan sulit untuk dilupakan. Kenangan masa lalu itulah yang membelenggu hidupnya sehingga memutuskan untuk hidup sendiri dan belum punya keinginan menikah sampai saat ini. Kekecewaan di masa lalu membuat teman saya itu tidak mudah untuk membuka lembaran baru dan tidak mau membuka hati untuk seorang pria. 

Ada juga teman saya yang lain sebelumnya mempunyai jabatan yang cukup tinggi di salah satu perusahaan BUMN, setelah menjalani masa pensiun mengalami power syndrome ( kondisi kejiwaan yang dialami oleh karena kehilangan jabatan ) dan akhirnya terkena penyakit stroke karena tidak siap dengan kondisi yang harus dihadapinya, setelah tidak bekerja dan tidak mempunyai jabatan.  Pada saat masih berkarya dan mempunyai posisi yang penting, teman saya dihormati oleh banyak orang dan banyak teman-temannya yang selalu ingin dekat dengannya serta segala apa yang dibutuhkannya semuanya disiapkan dan tersedia dihadapannya. Setelah pensiun dia merasa ditinggalkan teman-temannya dan segala sesuatu yang diperlukan semuanya harus diurus sendiri. Perubahan yang terjadi dalam hidupnya itu membuatnya kecewa dan tidak siap menghadapinya akhirnya membuatnya sakit. Teman saya itu tidak siap untuk membuka lembaran baru dan masih selalu mengingat masa lalunya yang sukses dan berjaya.

Gambar : Dokumentasi pribadi

Pembaca yang hebat..!!! Membuka ‘’ lembaran baru ‘’ memang tidak semudah untuk dilakukan jika secara mental tidak siap, terlebih jika masih mengingat terus masa lalunya, apakah itu suatu kesuksesan apalagi kegagalan, tetapi bukannya tidak bisa dilakukan. Semuanya kembali kepada diri kita masing-masing, apakah mempunyai kemauan untuk membuka lembaran baru atau tidak. Jika ada kemauan pasti bisa dilakukan, tetapi jika tidak ada kemauan dan kesungguhan maka itu sulit untuk dilakukan. Berjanjilah kepada diri sendiri untuk tidak akan menyerah dan akan berjuang keras untuk menata masa depan dan meraih apa yang menjadi  tujuan dalam hidup. Dengan komitmen dan tekad yang sungguh-sungguh untuk membuka lembaran maka apa yang di cita-citakan pasti akan terwujud. Bagaimana caranya agar dapat memulai ‘’ lembaran baru ‘’ dengan optimis : 

1..Lepaskan diri dari belenggu masa lalu.

Tinggalkan masa lalu, baik itu kesuksesan atapun kegagalan, sesuatu hal yang menyenangkan ataupun yang tidak menyenangkan. Jangan sampai hidup kita dibayang-bayangi oleh masa lalu dan terbelenggu oleh masa lalu. Biarlah itu semua menjadi kenangan manis dan menjadi pembelajaran   agar kedepannya menjadi lebih baik dan mengambil hikmah yang positif atas semua yang pernah terjadi di masa lalu. Jika merasa kesulitan untuk melupakan atau meninggalkan masa lalu mintalah nasihat kepada orang yang bisa dipercaya atau carilah psikolog yang bisa membimbing untuk melupakan masa lalu dan membuka lembaran baru.

2..Terbuka untuk saran dan nasihat

Hati dan pikiran kita harus terbuka dengan sesuatu yang baru dan memberi harapan, karena itu terbukalah untuk saran dan masukan yang membangun dan membawa kemajuan. Jangan menutup diri dan beranggapan bahwa kita bisa menyelesaikan semua masalah tanpa petolongan orang lain. Ingatlah bahwa kemampuan manusia itu terbatas dan tetap memerlukan masukan dan saran dari orang yang kita anggap mampu dan kompeten untuk memberi saran dan masukan. 

3..Berpikir untuk masa depan.

Ingatlah hidup kita saat ini adalah untuk masa depan dan bukan masa lalu, karena itu fokus dalam hidup ini adalah bagaimana mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan dengan berbagai masalah dan tantangan yang harus dihadapi agar tercapai tujuan yang diharapkan dan semua itu tentu butuh kerja keras dan perjuangan oleh sebab itu tinggalkanlah masa lalu dan berpikirlah ke masa depan. Mintalah selalu hikmat dari Tuhan agar setiap langkah kita selalu dijalan yang benar dan sesuai kehendak-Nya.

4..Mempunyai keyakinan menata masa depan.

Masa depan kita ada ditangan kita sendiri bukan orang lain, karena itu kita harus yakin dengan diri kita sendiri  bahwa kita sanggup menggapai apa yang kita impikan. Jadikan kenangan masa lalu sebagai guru yang terbaik dan mengambil yang postif dari semua hal yang sudah terjadi dan membuka lembaran baru untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. karena itu mulailah dengan sesuatu yang baru dan membuka diri untuk melakukan hal-hal yang baik. Carilah cara untuk mengatasi pikiran negatif dan Jalinlah pertemanan dengan banyak orang sesuai dengan bidang yang ditekuni atau disukai, atau bergabunglah dengan komunitas tertentu yang bisa menambah pengetahuan atau wawasan serta memberi pengaruh yang positif dalam hidupmu.  Optimislah melangkah meraih masa depanmu dan berjuanglah dengan semangat pantang menyerah untuk menggapai apa yang menjadi impianmu. 

Gambar : Dokumentasi pribadi

Pada saat kita berkendara dan melihat kebelakang terlalu lama melalui kaca spion maka kita bisa mengalami kecelakaan, untuk itu kita harus selalu melihat kedepan agar kita selamat dalam berkendara. Melihat kearah kaca spion perlu dilakukan hanya pada saat diperlukan saja. Demikian juga dalam menjalani kehidupan ini jika terus menerus terbelenggu oleh masa lalu dan tidak memperhatikan apa yang didepan hidup kita, juga akan membuat celaka atau menderita. Kekecewaan, kegagalan ataupun kesuskesan dimasa lalu jangan terlalu membelenggu kita sehingga lupa melihat kemasa depan. Keberhasilan masa lalu bisa kita lanjutkan dan tingkatkan pada masa depan, tetapi jika tidak bisa kita ulangi harus kita lupakan atau tinggalkan dan berpikir untuk masa depan, demikian juga jika ada kesalahan atau kegagalan dimasa lalu kita  jadikan pembelajaran dan ambillah hikmahnya agar lebih bijak dan pintar dalam mengambil keputusan saat ini.

‘’ Jangan terbelengu masa lalu karena itu tidak bisa kembali, tetapi lihatlah kedepan karena itu yang harus dihadapi dan melangkahlah dengan semangat jangan ada keraguan untuk meraih masa depan yang penuh harapan “ Tidak peduli apapun masa lalumu, jangan jadikan beban yang memberatkan langkahmu kedepan. Tataplah masa depan dengan optimis. Sesungguhnya masa lalu tidak harus memerintah masa depanmu karena itu berusahalah secara sadar untuk melepaskan masa lalu dan menciptakan kesuksesan masa depan. ‘’ Peristiwa  masa lalu adalah kenangan yang harus mulai kita tinggalkan dan menjadikan sebagi pengalaman terbaik, yang baik perlu dikenang dan yang pahit harus dilupakan untuk menjadi pembelajaran memulai lembaran baru ‘’  

‘’ Gagal dan jatuh itu bukanlah hal yang fatal, tetapi keberanian untuk bangkit, memulai lagi dan melanjutkan itulah hal yang penting, karena itu jangan takut untuk bangkit dan memulai lembaran baru apapun masalahmu dahulu ’’

( F. Kristiono )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

About

Inspiring Says atau dalam Bahasa Indonesia berarti
“perkataan yang menginspirasi”
adalah suatu web yang berisi cerita bermakna yang memiliki tujuan untuk menginspirasi pembacanya untuk selalu memiliki sikap dan pandangan yang positif dalam menjalani kehidupan.

Selamat membaca.

Regards,
F. Kristiono

Statistik Pengunjung

  • 30,031 Pengunjung