Milikilah Integritas

0 Comments


Gambar : Dokumentasi pribadi

Memiliki Integritas suatu kata yang mudah diucapkan tetapi tidak mudah untuk dilaksanakan. Terlebih dalam kehidupan yang penuh persaingan, tantangan dan kesulitan diberbagai bidang, banyak orang yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan yang diinginkan. Sehingga tidaklah mengherankan kalau kita sering mendengar dan melihat dalam pemberitaan  baik di media sosial ataupun media  cetak, televisi ataupun media-media yang lain banyak pejabat –pejabat publik yang terkenal, pengusaha dll terkena  OTT ( operasi tangkap tangan ) oleh KPK maupun oleh aparat kepolisian.

Walaupun oknum pejabat publik ataupun  oknum pengusaha  tersebut sebetulnya secara ekonomi lebih dari cukup tetapi karena ingin mendapatkan kekayaan/jabatan dengan cara instan dan menggunakan cara-cara yang melanggar aturan untuk mendapatkan keinginannya akhirnya harus berurusan dengan hukum. Ketika akhirnya diproses di pengadilan dan akhirnya masuk penjara , yang menderita dan menanggung malu tidak hanya yang bersangkutan  tetapi akhirnya keluarganya juga terkena imbasnya. Itu semua terjadi karena mereka tidak mempunyai integritas.

Kata ” Integritas’’  berasal dari bahasa Latin, yaitu ‘’Integer’’ yang berarti :  Keteguhan sikap dalam mempertahankan prinsip yang menjadi landasan hidup dan melekat pada diri seseorang sebagai nilai-nilai moral. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh, sehingga memiliki potensi dan kemampuan memancarkan kewibawaan dan kejujuran. Secara umum,  “integritas adalah kualitas kejujuran dan prinsip moral dalam diri seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupannya secara menyeluruh.’’ Integritas merupakan kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Seseorang dapat dikatakan mempunyai integritas ketika ia memiliki kepribadian dan karakter jujur dan yang dapat dipercaya. Memiliki komitmen, bertanggung jawab, menepati ucapannya, setia, menghargai waktu serta memiliki prinsip dan nilai-nilai hidup.

Ditengah berbagai tingkah polah pejabat negara kita yang doyan korupsi, suap sana suap sini, main proyek buat isi perut sendiri, pelesiran keluar negeri sampai penegak hukum yang masuk bui karena keserakahannya sendiri, ternyata dinegara kita tercinta Indonesia ini masih ada  tokoh-tokoh yang patut kita contoh karena integritasnya. Siapa saja mereka :

M. Hatta8 Mantan Wapres M Hatta ini dikenal sebagai sosok sederhana. Mundur dari jabatan orang nomor dua di Indonesia pada 1956, sejumlah tawaran mengalir kepada Hatta. Ia ditawari menjadi komisaris berbagai perusahaan hingga posisi di Bank Dunia. Tapi Hatta menolak, dia memilih hidup dari uang pensiun. “Apa kata rakyat nanti,” kata Hatta kala itu. Hatta bukan sosok yang mengejar jabatan dan harta. Hatta juga menolak ketika akan diberikan rumah yang lebih besar setelah berhenti menjadi Wapres. Hatta khawatir, uang pensiunnya tak mampu membiayai perawatan rumah. Salah satu kisah yang membuat kita mengenang sosok Hatta yakni tentang keinginannya membeli sepatu Bally. Sejak dahulu Hatta menyimpan keinginan untuk membeli sepatu berharga mahal itu. Dia pun sampai menyimpan potongan kertas tentang sepatu Bally. Namun hingga meninggal pada 14 Maret 1980, keinginan Hatta untuk membeli sepatu itu tak terwujud. Hatta memilih hidup sederhana.

Hoegeng Imam Santoso. Memang, melihat rekam jejak putra pekalongan yang lahir pada 14 Oktober 1921 itu kita akan terkagum-kagum. Hoegeng sosok polisi yang berintegritas. Banyak kisah tentang sosok Hoegeng, misalnya tentang tindakannya yang mengembalikan perabotan pemberian dari seorang pengusaha di Medan. Saat itu Jenderal Hoegeng baru saja menjabat sebagai kepala polisi di Medan, dan sang pengusaha, tahu ada kepala polisi baru segera mengirimkan perabotan rumah lengkap. Hoegeng yang mendapat kiriman barang itu pun segera menolak dan mengembalikannya..

Hoegeng sebelum menjadi Kapolri pernah menjabat sebagai Kepala Jawatan Imigrasi. Saat dia menjabat itu, dia meminta istrinya menutup toko bunga.Padahal toko itu tengah laris dan menjadi penopang Hidup. Hoegeng khawatir yang membeli bunga itu pihak yang berurusan dengan Imigrasi, sehingga tidak adil untuk toko bunga lainnya. Pada 1968 Hoegeng diangkat menjadi Kapolri. Saat menjabat itu, Hoegeng menolak kendaraan dinas sedan mewah. Dia memilih sebuah jip. Hoegeng saat menjadi kepala polisi juga tak sungkan turun ke jalan mengatur lalu lintas. Hoegeng berhenti dari jabatan Kapolri pada 1971. Dia sempat ditawari menjadi duta besar, tapi dia menolak dengan alasan dirinya seorang polisi bukan politikus.

Masih banyak lagi tokoh-tokoh Nasional yang punya integritas seperti . H. Agus Salim , mantan Mentri Luar negeri Indonesia di Era kemerdekaan, Natsir, Mantan Perdana Mentri Indonesia tahun 1950 dan mantan mentri Penerangan yang penuh sopan santun , rendah hati dan bersahaja,   Baharudin lopa, Mantan jaksa Agung yang dikenal berintegritas tinggi yang terkenal dengan kata-katanya yang selalu diingat “Janganlah takut menegakkan hukum dan janganlah takut mati demi menegakkan hukum…”  dan masih banyak lagi tokoh-tokoh republik ini yang mempunyai integritas yang tinggi.

Ketika dalam diri Anda memiliki integritas dalam kehidupan anda maka :

1. Anda akan mendapatkan kepercayaan. Karena pada saat Anda melakukan yang Anda janjikan,sesungguhnya Anda sedang membangun kepercayaan orang lain. Tetapi sebaliknya jika Anda  mengingkari atau tidak menepati janji maka sulit bagi orang lain untuk percaya kepada Anda.

2. Anda akan memperoleh kesempatan lebih besar dibandingkan yang lain. Karena jika Anda diketahui adalah sosok yang punya integritas maka peluang menduduki posisi-posisi strategis   dalam berbagi hal lebih terbuka lebar.

3. Anda akan memperoleh kepuasan batin / kelegaan,  karena Anda hidup dengan jujur, tidak memiliki beban masa lalu atau merasa tertuduh  karena janji-janji yang belum atau tidak ditepati.

Bagaimana agar kita dapat memiliki Integritas, sederhana saja “ Pikirkan yang benar, baik dan indah dan jagalah hati kita agar tetap damai dan penuh sukacita. Tepatilah dan lakukan apa yang kita katakan dan janjikan dan mulailah bersikap jujur baik terhadap orang lain maupun terhadap diri sendiri” Silahkan mencoba maka niscaya hidup Anda akan mendapat kedamaian, kebahagiaan dan suka cita. Amin…

Sumber referensi :

  • Seri Buku Tempo Hatta – Jejak Yang Melampui Zaman – KPG
  • Seri Buku Tempo Hoegeng – Polisi Dan Mentri Teladan – KPG
  • Seri Buku Tempo Agus Salim- Diplomat Jenaka Penopang Rep. – KPG
  • Seri Buku Tempo Natsir – Politik Santun Di Antara Dua Rezim – KPG

“ Orang yang punya Integritas adalah orang yang jujur terhadap dirinya sendiri dan juga kepada orang lain, karena antara ucapan dan tindakannya akan selalu selaras ”

( F. Kristiono )

Recent Posts

About

Inspiring Says atau dalam Bahasa Indonesia berarti
“perkataan yang menginspirasi”
adalah suatu web yang berisi cerita bermakna yang memiliki tujuan untuk menginspirasi pembacanya untuk selalu memiliki sikap dan pandangan yang positif dalam menjalani kehidupan.

Selamat membaca.

Regards,
F. Kristiono

Statistik Pengunjung

  • 30,305 Pengunjung