Apa Susahnya Minta Maaf…?

0 Comments


Gambar : Dokumentasi Pribadi


Maaf satu kata yang singkat dan sederhana tetapi susah untuk diucapkan dan disampaikan. Apa sebabnya …? Karena kata maaf biasanya identik dengan pertanggung jawaban moral atas sebuah kesalahan. Meski tidak selalu kata ‘’ maaf ‘’ diikuti kesalahan yang dibuat. Baik itu sengaja atau tidak. Misalkan, kata ini sering menjadi bagian penutup dari pidato. Kira-kira begini bunyinya: “Demikian kami sampaikan, jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya, mohon kami dimaafkan”. Hal tersebut sering diucapkan pada saat orang berpidato atau saat memberi sambutan dalam suatu acara. Kadang kita bingung. Orang yang pidato, salahnya apa? Pidato-pidato sendiri. Tiba-tiba ada kata minta maaf?

Ada pula kata maaf yang datangnya bisa bertubi-tubi , terutama pada perayaan Hari Raya Idul Fitri. Ucapan maaf aneka ragam bentuknya. Ada yang simpel, ada yang menggunakan gambar-gambar yang indah atau animasi-animasi yang menarik . Mengapa mereka minta maaf…? Salah mereka apa..? kalau sering ketemu mungkin bisa juga pernah salah. Tapi ketemu juga mungkin tidak pernah. Mengapa harus minta maaf,,,? Tapi semua itu tentunya baik saja, karena memang sudah menjadi tradisi. Itu artinya, kata maaf tidak sekedar bentuk hasil dari sebuah kesalahan dan tentunya, mereka adalah tipe-tipe orang mulia karena tidak punya salah, tetapi meminta maaf. 

Diluar tradisi saling meminta maaf seperti menjelang momen Lebaran, kata maaf kadang susah diungkapkan, walaupun mungkin sudah banyak orang menyarankan bahwa ada yang salah pada ucapan atau tindakannya dan ada baiknya permintaan maaf dilakukan. Padahal, kata maaf bisa jadi senjata ampuh menurunkan ekskalasi konflik, jika memang konflik itu sedang terjadi. Tetapi tetap saja tidak ada kata maaf. Susahnya seseorang untuk meminta maaf disebabkan hal-hal sbb :

1. Gengsi. Jika anda menemukan orang yang gengsinya tinggi, kata maaf itu menjadi sebuah misteri. Karena jarang sekali keluar dari bibir mereka. Kata maaf mungkin susah terucap dalam bibir mereka. Hati-hati jika kita terjangkit penyakit gengsi ya? Karena gengsi termasuk salah satu penyakit hati. Gengsi pula yang menyebabkan hidup ini menjadi berat.

2. Status atau Jabatan. Status atau jabatan yang melekat pada seseorang menyebabkan kata maaf juga jarang terucapkan. Semakin tinggi status/jabatan seseorang semakin tidak mudah kata maaf terucapkan. Kalau kita lihat berita di TV banyak pejabat publik  yang tertangkap OTT KPK atau di vonis bersalah jarang sekali kata maaf terungkap dari mulut mereka, walaupun jelas sekali bahwa mereka bersalah.

Gambar : Dokumentasi pribadi

3. Merasa Tidak Bersalah. Kata “merasa” memang susah untuk dijelaskan. Secara subyektif, masing-masing individu memiliki tingkatan “merasa” yang berbeda-beda tergantung dari kadar “egois” yang dimilikinya.  Misal pada waktu lagi antri di depan kasir pada saat mau membayar belanjaan di supermarket terkadang ada yang suka menyerobot. Jangankan minta maaf waktu diingatkan, yang ada kita justru dipelototin. Kadang kalau ketemu orang seperti itu repot juga menghadapinya.

Pembaca yang hebat…!! ” Kata maaf mempunyai banyak manfaat dan  bisa dijadikan sebagai obat dari luka hati, mengurangi stres dan ketegangan dalam sebuah hubungan, serta efek positif untuk menghilangkan dendam dan sakit hati. Sebagai orang timur , meminta maaf kadang diapresiasi sebagai jiwa ksatria. Tapi kebanyakan orang justru memendamnya karena rasa gengsi lebih kuat menguasai diri. Akibatnya hubungan yang  baik menjadi tidak baik lagi. Padahal meminta maaf terlebih dahulu tidak akan membuat harga diri jatuh, atau orang memandang sebelah mata. Kesadaran untuk mengakui kesalahan adalah menunjukkan kebesaran jiwa dan kerendahan hati.” Maaf, satu kata yang mudah diucapkan orang yang rendah hati dan berjiwa besar, tetapi sulit dilakukan orang yang mempertahankan gengsi dan tinggi hati “

Gambari : Dokumentasi Pribadi

” Bukalah pintu maaf, walaupun memaafkan tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu, namun akan membuat hati lebih tenang, damai, dan meringankan langkah kita di masa depan “ tetapi orang yang bersalah alangkah baiknya berani meminta maaf atas kesalahan yang telah dibuatnya, karena seseorang yang berani meminta maaf akan mendapat pelajaran hidup sbb :

1. Mempunyai jiwa besar. Orang yang bersedia meminta maaf atas kesalahannya, berarti telah menunjukkan kebesaran hatinya. Dengan kebesaran hati itulah, bukti orang itu mempunyai stok kesabaran yang lebih banyak karena tidak semua orang berani mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

2. Rendah hati. Seseorang yang bersedia meminta maaf adalah seorang yang mempunyai sikap rendah hati dan tidak sombong, biasanya juga terbuka hatinya untuk mau memaafkan kesalahan orang lain.

Gambar : Dokumentasi pribadi

3. Bisa mengatur emosinya. Dengan meminta maaf terlebih dahulu Anda bisa belajar bagaimana caranya mengontrol emosi diri  dan tidak semua orang bisa melakukan ini. Fase belajar ini memang awalnya sulit untuk dijalani tetapi akan berbuah manis di kemudian hari.

4. Belajar tentang makna ketulusan. Sekadar mengucapkan kata maaf memang mudah. Namun untuk benar-benar meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan memang sulit untuk dilakukan. Padahal sebenarnya niat baikmu untuk minta maaf bisa dijadikan sebagai proses belajar tentang makna ketulusan. Mungkin pada awalnya akan sulit untuk dilakukan, tetapi pelan-pelan Anda akan paham bahwa meminta maaf itu harus diikuti dengan hati yang ikhlas.

5. Memahami arti kedewasaan. Belajar menjadi dewasa juga bisa didapatkan dengan berani meminta maaf atas kesalahan yang sudah dilakukan . Rasa gengsi yang disingkirkan menjadi tanda bahwa Anda tengah berproses untuk meknjadi dewasa. Dari hal itu Anda juga  membuktikan bahwa menjadi dewasa bukan perkara usia, tetapi lebih ke sikap dan perilaku terhadap sesama.

6. Menjadi orang yang bertanggung jawab. Kesalahan yang diperbuat disengaja atau tidak tetap harus ada permintaan maaf karena itu menujukkan sikap bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan.

Gambar : Dokumentasi pribadi

Walaupun kadang minta maaf tak sepenuhnya menyelesaikan masalah, namun paling tidak ada niat baik untuk kembali memperbaiki hubungan dan ada pertanggung jawaban. Meminta maaf merupakan tindakan mulia, demikian juga orang yang mau memaafkan dan mengampuni atas setiap kesalahan yang diperbuat orang lain, karena ” setiap orang bisa memaafkan, tetapi belum tentu mengampuni, karena memaafkan bisa dengan berjabat tangan, tetapi mengampuni adalah membuka hati untuk menerima dengan seutuhnya tanpa mengingat lagi kesalahannya ”  dan tidak semua orang bisa memaafkan dan mengampuni, tetapi kalau kita bisa melakukan itu, maka hidup akan terasa damai dan indah. Amin.

Kata maaf mempunyai banyak manfaat dan  bisa dijadikan sebagai obat dari luka hati, mengurangi stres dan ketegangan dalam sebuah hubungan, serta efek positif untuk menghilangkan dendam dan sakit hati “

( F. Kristiono )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

About

Inspiring Says atau dalam Bahasa Indonesia berarti
“perkataan yang menginspirasi”
adalah suatu web yang berisi cerita bermakna yang memiliki tujuan untuk menginspirasi pembacanya untuk selalu memiliki sikap dan pandangan yang positif dalam menjalani kehidupan.

Selamat membaca.

Regards,
F. Kristiono

Statistik Pengunjung

  • 30,326 Pengunjung