Tindakan Respon Dari Pikiran

0 Comments


Gambar : Dokumentasi pribadi


Ada tiga mahluk hidup yang diciptakan Tuhan pada waktu mengisi bumi yaitu hewan, tumbuhan, dan manusia. Namun, dari ketiganya, hanya manusia yang diberikan pikiran. Pikiran menjadi suatu anugerah bagi manusia yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain pikiran, Tuhan juga memberikan manusia kehendak bebas. Tuhan tidak menciptakan manusia sebagai robot yang kaku. Manusia memiliki pilihan untuk melakukan berbagai kehendak, termasuk dalam berpikir. Manusia adalah ciptaan Tuhan yang sempurna oleh sebab itu Tuhan tentu berharap agar ciptaanya yang paling sempurna itu dapat membawa kedamaian dan ketentraman di bumi ini , tetapi pada kenyataannya tidak seperti apa yang Tuhan harapkan, karena ternyata tidak sedikit manusia yang dalam menjalani hidup ini pikirannya dipenuhi hal-hal yang negatif walaupun tentu saja banyak juga yang berpikir positif. Apa yang ada dalam pikiran seseorang itu jika diwujudkan dalam tindakan maka itu yang akan terjadi karena ” pikiran kita berkuasa dan memiliki kemampuan untuk mewujudkan sesuatu, karena itu kita harus hati-hati dengan apa yang kita pikirkan “ dan mencoba untuk selalu berpikir yang baik dan benar.

Dalam menjalani hidup ini mulai dari masa kecil sampai menjadi dewasa bahkan sampai nantinya menjadi tua aktivitas apa yang paling sering kita lakukan? Pernahkah kita menyadari bahwa kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk berpikir? Apa yang ada dalam pikiran akan melahirkan  tindakan nyata sebagai buah dari pikiran. Sebagai contoh, jika kita banyak memikirkan seseorang yang kita kasihi, maka kita berusaha untuk menyenangkannya melalui ucapan dan tindakan kita. Sebaliknya jika dalam pikiran ada kebencian dan iri hati yang tersembunyi dalam pikiran akan melahirkan sikap dan perkataan yang kurang menyenangkan. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika kita selalu berpikir positif sehingga tindakan yang dilakukanpun akan positif karena ‘’ tindakan respon dari pikiran. ‘’ Seperti anak panah yang selalu memiliki sasasran, demikianlah selayaknya kita memiliki arah saat berpikir.

Pikiran postif tentu memberikan pengaruh yang baik bagi kehidupan manusia. Pikiran positif menyediakan semangat dan rasa optimis untuk menjalani hidup. Sebaliknya, pikiran negatif memberikan pengaruh yang buruk. Pikiran negatif bisa membuat rasa pesimis malas, curiga, benci dan berbagai hal yang bisa membuat seseorang tidak ada kedamaian dalam menjalani hidup. Bahkan pikiran negatif dapat membawa seseorang ke dalam fase depresi yang tentu harus segera ditangani. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa pikiran negatif selalu siap untuk menghantui kita. Kemanapun kita pergi, dimanapun kita berada, pikiran negatif itu akan selalu datang. Oleh sebab itu melatih diri untuk selalu membangun pikiran positif sangat penting dilakukan oleh setiap orang sehingga pikiran positif lebih dominan dibandingkan pikiran yang negatif.

Waktu mahasiswa dahulu saya mempunyai teman yang mempunyai pacar yang cantik, pintar dan ramah serta mempunyai banyak penggemar di kampus. Teman saya tentu sangat bangga mempunyai pacar yang dikagumi banyak orang, tetapi dia juga sangat protektif terhadap pacarnya karena takut kalau direbut orang lain, walaupun selama 2 tahun berpacaran, pacarnya terbukti tetap setia dan belum pernah tergoda oleh orang lain. Karena terlalu protektif teman saya selalu curiga dengan teman-teman pria yang sering berkomunikasi dengan pacarnya bahkan akhirnya pacarnya dilarang untuk pergi atau sering berkumpul dengan teman-teman prianya walaupun untuk tugas-tugas kampus. Rasa khawatir, cemburu dan terlalu protektif membuat hidup teman saya tidak nyaman dan tidak ada kedamaian walaupun mempunyai pacar yang cantik, ramah dan setia kepadanya. Kondisi tersebut tentu membuat pacar teman saya tidak nyaman dan terbelenggu kebebasannya karena teman saya selalu berpikiran negatif. Pacar teman saya berpikir ‘’ masih pacaran saja sudah perlakuannya seperti itu, apalagi kalau sudah menikah. ‘’ Setelah berpacaran selama 2,5 tahun  akhirnya pacar teman saya mengambil keputusan mengakhiri hubungannya dengan teman saya secara baik-baik.

Pembaca yang hebat…!! ‘’ tindakan respon dari pikiran ‘’ pikiran yang negatif akan melahirkan tindakan yang negatif dan akhirnya menghasilkan sesuatu yang negatif, demikian juga sebaliknya pikiran positif akan menghasilkan tindakan yang positif. Selama kita hidup pikiran positif dan negatif akan selalu ada dalam diri kita, tetapi semua itu tergantung bagaimana cara mengelola pikiran kita karena hanya kita sendiri yang bisa mengendalikan pikiran kita mau dibawa kemana. Pikiran, hati dan perbuatan harus selalu diarahkan untuk hal-hal positif yang mendatangkan kebaikan, kedamaian dan kebahagiaan. Oleh karena itu, untuk dapat mengendalikan pikiran, hati, dan perbuatan kita harus belajar melepaskan diri dari hal-hal duniawi secara berkala. Meditasi atau berdoa dapat menjadi kebiasaan yang baik untuk perlahan memaksimalkan kemampuan pengendalian diri tersebut.

‘’ Tindakan respon dari pikiran ‘’ maka pikiran harus selalu kita latih dan kendalikan agar selalu berpikir positif sehingga tindakan yang diambil akan positif. Langkah awal untuk memunculkan pikiran dan mental yang positif bisa mencoba untuk berpikir dan melakukan hal-hal sbb :

1..Bersyukur dengan keadaan yang ada saat ini.

Bersukur memang mudah dilakukan jika semuanya baik-baik saja, tetapi bagaimana kalau keadaan tidak sesuai yang kita harapkan, apakah kita bisa tetap bersyukur…? Sebagai orang beriman kita harus percaya bahwa apapun yang terjadi dalam hidup ini pasti atas seijin Tuhan sang penicpta alam dan sesisinya. Kita harus percaya dibalik ucapan syukur ada kekuatan dahsyat yang akan memampukan kita untuk mengatasi apapun persoalan yang terjadi, karena itu tetaplah bersyukur sesulit apapun kondisi yang harus dihadapi. Dengan bersyukur kita memberi respon yang positif dan mengambil  hikmah dari semua yang terjadi dan melangkah kedepan dengan pikiran positif dengan tindakan yang lebih baik , karena itu ‘’ Bersyukurlah selalu, karena bukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur tetapi bersyukur yang menjadikan kita bahagia ‘’

2..Kebahagiaan itu berasal dari dalam diri kita sendiri bukan dari luar.

Banyak orang yang mengindentikan kebahagiaan dengan segala sesuatu yang berada di luar kita,   seperti rumah yang indah, mobil mewah, perhiasan yang mahal, penghasilan yang berlimpah , pasangan hidup dan anak-anak yang tampan dan cantik ? mungkin itu betul menurut anda. Tapi percayalah bahwa itu tidak akan berlangsung seterusnya. Karena  kebahagiaan yang disebabkan hal-hal diluar kita adalah kebahagiaan semu. Kebahagiaan itu akan segera hilang begitu anda berhasil memiliki hal tersebut diatas.  Bahkan Anda mungkin akan melirik orang lain yang memiliki barang yang lebih bagus lagi dari yang Anda miliki. Ada kalimat bijak demikian, ”Keinginan-keinginan yang ada pada manusia-lah yang seringkali menjauhkan manusia dari kebahagiaan.” Kebahagiaan adalah sebuah kondisi tanpa syarat. Kebahagiaan adalah sejauh mana menempatkan pikiran Anda untuk berdamai dengan segala situasi yang terjadi walaupun kadang tidak sesuai dengan kehendak Anda ‘’

3.. Berdoa dan membangun hubungan intim dengan Tuhan.

Doa adalah nafas kehidupan dari setiap orang yang beriman. Ada orang yang berdoa secara rutin dan disiplin ada juga yang berdoa sesuai kebutuhan, kalau pas ada masalah saja baru rajin berdoa. Ada juga yang angin-anginan dalam berdoa, artinya kadang rajin dan disiplin dalam berdoa tetapi kadang juga malas-malasan. Doanya tergantung situasi hatinya. ‘’ Rahasia kekuatan doa agar dijawab doanya oleh Tuhan adalah membangun hubungan yang intim/dekat dengan Tuhan melalui doa yang dilakukan setiap hari dengan sungguh-sungguh dan dengan iman percaya kepada-Nya.’’ Dengan rutin beerdoa maka pikiran dan hati kita akan selalu terisi oleh hal-hal yang positif dengan demikian tindakan kita juga akan selalu positif.

Ada kalimat bijak mengatakan  semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. ‘’ Apa yang kita pikirkan memiliki pengaruh yang besar dalam perjalan hidup kita, oleh karena itu berhati-hatilah dengan pikiran kita, karena apa yang ada dalam pikiran kita akan membentuk setiap tindakan kita ‘’ oleh sebab itu dalam menjalani hidup ini kita harus mengelola pikiran kita dengan hal-hal yang positif, karena  ‘’ Pikiran manusia ibarat tanah atau ladang yang tidak memilih jenis benih apa yang ditanam, tanah akan merespon benih yang ditabur dan disemai serta membuatnya bertumbuh, demikian juga tindakan kita adalah respon dari apa yang ada dalam pikiran ‘’

‘’ Apa yang kita pikirkan memiliki pengaruh yang besar dalam perjalan hidup kita, oleh karena itu berhati-hatilah dengan pikiran kita, karena apa yang ada dalam pikiran kita akan membentuk setiap tindakan kita ‘’

( F. Kristiono )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

About

Inspiring Says atau dalam Bahasa Indonesia berarti
“perkataan yang menginspirasi”
adalah suatu web yang berisi cerita bermakna yang memiliki tujuan untuk menginspirasi pembacanya untuk selalu memiliki sikap dan pandangan yang positif dalam menjalani kehidupan.

Selamat membaca.

Regards,
F. Kristiono

Statistik Pengunjung

  • 30,305 Pengunjung