Hobi Kok Nyinyir

0 Comments


Gambar : Dokumentasi pribadi


Ada yang bilang jika manusia memang lebih mudah melihat kesalahan atau kekurangan orang lain dibanding kelebihannya, mungkin itu ada benarnya juga. Tidaklah mengherankan jika kita sering melihat ada beberapa orang lebih sering nyinyir terutama di media sosial. Nyinyir dalam KBBI artinya Mengulang-ulang perintah atau permintaan, cerewet tetapi dalam bahasa gaul atau di dunia maya kata nyinyir sering digunakan terutama di akun gossip berbagai platform media sosial. Jika kita aktif  di media sosial banyak sekali informasi yang bisa kita lihat ada beberapa public figure ( tokoh politik, pengamat politik/sosial, mantan pejabat dsb )  setiap tampil di media/media sosial ataupun melihat kicauannya di twiter maka kita akan dengan jelas bisa melihat atau mendengar siapa saja yang hobinya nyinyir. Setiap komentarnya pedas, menyakitkan dan merasa paling benar.

Memberikan pendapat atau komentar adalah hak setiap orang, tetapi bukan berarti bisa dengan seenaknya memberikan komentar yang negatif tanpa memikirkan perasaan orang lain. Nyinyir dengan melontarkan komentar negatif tentunya bisa menjadi hal yang sangat mengecewakan bahkan menyakitkan bagi sang korban. Ironisnya, saat ini kebiasaan nyinyir justru semakin merajalela dan sudah menjadi perilaku yang biasa saja bagi banyak orang. Apalagi dengan keberadaan media sosial yang semakin berkembang, sikap nyinyir sudah dapat digolongkan sebagai tindakan yang biasa saja. Banyak orang dengan mudahnya memberikan komentar negatif dan menjelek-jelekkan orang lain tanpa peduli apa yang dirasakan orang tersebut. Kenapa orang nyinyir ? Bisa saja faktor iri hati karena tidak memiliki atau tidak mendapatkan yang diharapkan, justru orang lain yang memilikinya. Entah itu sahabat, pacar, penampilan menarik, jabatan, harta benda dsb.


Demikian juga di dunia maya, kenapa seseorang sering mencibir, menghujat, dan melecehkan bahkan menindas orang lain. Pertama, mereka memang dengan sengaja melakukan itu demi target tertentu, misalnya untuk mendukung kepentingan kelompok ( politik, agama dsb )  Kedua, nyinyir karena perasaan emosi dan marah terhadap orang atau situasi yang ada, yang kemudian dilampiaskannya melalui media sosial. Nyinyir juga bisa terjadi karena didorong pengalaman masa lalu, mungkin pernah menjadi korban kekerasan, merasa disingkirkan, kehilangan jabatan atau sudah tidak dipakai lagi dalam sebuah organisasi tertentu.

Pembaca yang hebat..!! bagaimana jika dirimu menjumpai orang yang hobinya nyinyir..?  Jika orang tersebut adalah orang yang tidak dikenal mungkin tidak terlalu berpengaruh pada dirimu , paling tidak respek saja dengan orang tersebut, tetapi jika yang hobinya nyinyir orang yang kenal dengan dirimu dan punya hubungan dekat ( teman, saudara atau tetangga ) tentu sangat tidak nyaman bukan..? terlebih jika kita sering ketemu dengan orang tersebut dan sering mendengar ungkapan nyinyir yang tidak bermanfaat itu. Yang bisa kita lakukan mungkin hanya menggerutu dalam hati ‘’  hobi kok nyinyir ‘’

“ Nyinyir adalah bagian yang tidak terpisahkan dengan adanya keterbukaan informasi yang membanjiri media sosial, karena itu bijaklah dalam menyikapinya dan jangan terbawa oleh arus negative yang ada.‘’ Kita harus membiasakan diri dengan mereka yang hobinya nyinyir karena pasti akan selalu ada di sekitar kita, karena di zaman milenial ini si tukang nyinyir itu tidak hanya ada di internet, tetapi ada juga di dunia nyata. Kita tidak usah terlalu memusingkan dalam menghadapi orang-orang yang seperti itu, tetapi tidak ada salahnya mencoba hal-hal seperti dibawah ini :

 1..Cuekin saja atau tidak usah ditanggapi.

Jika sering mendengar orang yang hobinya nyinyir memang bisa sangat mengganggu, oleh karena itu langkah yang paling baik adalah cuekin saja atau tidak usah ditanggapi, jika tidak mau berurusan dengan mereka. Kamu harus tetap sabar menghadapnya dan jika tidak sangat penting sekali sebaiknya tidak usah ditanggapi. Pada saatnya mereka akan capai sendiri karena tidak dipedulikan. Masih banyak hal yang baik yang bisa kamu lakukan daripada ngurusin orang yang hobinya nyinyir. Sebaliknya jika dirimu baperan maka mereka akan semakin menjadi-jadi.

2..Memberi nasihat atau masukan yang positif.

Kamu bisa memberi nasihat atau masukan yang positif jika memang mengenal orang tersebut dengan baik dan punya hubungan yang dekat, siapa tahu dia bisa berubah menjadi lebih baik. Tetapi jika sudah dinasihati dan diberikan masukan tetap tidak berubah bahkan tambah menjadi-jadi, ya sudah biarkan saja dan tidak usah didengar daripada membuat pusing dan nambah persoalan.

3..Jauhi atau hindari

Jika dirimu sudah mencoba cuek masih belum berubah , bahkan berusaha menasehati juga tidak ada perbaikan, lebih baik jauhi atau hindari saja daripada jadi beban pikiran atau membuat sakit hati setiap mendengar nyinyirannya. Buat apa juga menghabiskan waktu dengan orang yang hobinya nyinyir dan tidak mendapatkan manfaat apapun. Lebih baik waktu yang ada digunakan untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat.

4. Blok akunnya

Jika kamu aktif di media sosial dan dirimu merasa terganggu dan sudah tidak Nyaman dengan informasi yang masuk ke akunmu terkait dengan si hobi nyinyir maka lebih baik kamu blok atau hapus pertemananmu di media sosial agar dirimu tidak perlu lagi memikirkan orang yang seperti itu, dengan begitu membuat dirimu merasa lebih tenang.

Setiap orang tidak menutup kemungkinan bisa juga berprilaku nyinyir ketika melihat sesuatu yang aneh atau menyebalkan, terlebih didunia maya setiap warganet atau netizen terbiasa saling mengomentari sebuah isu yang menjadi trading topic. Dorongan untuk ikut berkomentar bisa jadi membawa kita ikut berprilaku nyinyir , tetapi semua tergantung pribadi masing-masing, karena Hidup itu pilihan, kita bisa menjadi pribadi yang baik atau tidak baik, kita juga bisa menjadi pribadi yang baik tetapi kadang bisa juga tidak baik, tetapi pilihlah menjadi pribadi yang baik, benar dan berguna. ” Lebih baik berbicara sesuatu yang baik, positif dan membangun dari pada membicarakan sesuatu yang negatif, menyudutkan dan merugikan orang lain “ Agar diri kita tidak menjadi pribadi yang hobinya nyinyir maka ada baiknya mempertimbangkan hal-hal sbb :

1..Berusaha untuk selalu berpikir positip.

Dalam menilai suatu persoalan jangan melihat hanya dari satu sisi saja, tetapi lihatlah dari berbagai kemungkinan dan cobalah melihatnya dengan sudut pandang yang positif dan menghindari berpikir negative terlebih dahulu. Dengan berpikir positif akan membuat lebih bijak dalam melihat berbagai persoalan. ‘’ Warna hidup itu tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai, kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu, tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang maka segala sesuatu akan tampak cerah. ‘’

2..Bersyukur untuk apa yang dimiliki.

Dengan selalu bersyukur kita tidak terlalu terpengaruh melihat kondisi orang lain yang seolah lebih baik dari kita. Dengan selalu bersyukur kita akan mensyukuri dan bahagia dengan apa yang kita milik, karena bukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur, tetapi bersyukur yang menjadikan kita bahagia.

3..Kurangi bergosip ria.

Membicarakan seseorang memang sesuatu yang mengasyikan, tetapi hindari hal-hal yang sifatnya menyudutkan atau sesuatu yang menghakimi, terlebih jika kita tidak mengetahui sendiri atau sesuatu yang informasinya tidak jelas. Hindari juga orang-orang yang sukanya bergosip ria.

‘’ Nyinyir adalah bagian dari gaya hidup saat ini dikarenakan perasaan iri hati, sikap kritis yang berlebihan atau ketidakpuasaan, tetapi jangan jadikan nyinyir menjadi gaya hidupmu ‘’ Orang yang nyinyir akan selalu ada dalam hidup ini dan setiap orang juga bisa mejadi pribadi yang hobinya nyinyir karena berbagai keadaan yang bisa mempengaruhi dirinya, tetapi ‘’Walaupun kehidupan semakin tidak mudah dan seolah orang lain jauh lebih baik, jangan membuat  dirimu menjadi iri hati dan dengki yang bisa membuat tutur kata dan sikapmu mejadi tidak terkendali ‘’

Hidup ibarat sebuah neraca, dimana posisi likes dan hates itu hampir berimbang.  Kita tidak bisa  memaksa agar orang lain punya persepsi yang selalu sama dengan kita, apalagi agar mereka menyukai kita, karena sebaik apapun diri kita pasti ada saja orang yang benci dan tidak suka dengan kita, sehingga tidak usah heran jika ada saja orang yang nyinyir, mengkritik dan mencela diri kita, tetapi  “ jadikan kritikan dan celaan sebagai motivasi agar bisa melangkah lebih baik dan selalu memperbaiki diri dalam segala hal, serta semakin memahami bahwa tidak semua orang punya persepsi yang sama dengan dirimu ‘’ 

‘’ Walaupun kehidupan semakin tidak mudah dan seolah orang lain jauh lebih baik dibandingkan dirimu, jangan membuatmu menjadi iri dan dengki yang bisa membuat tutur kata dan sikapmu mejadi tidak terkendali ‘’

( F. Kristiono )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

About

Inspiring Says atau dalam Bahasa Indonesia berarti
“perkataan yang menginspirasi”
adalah suatu web yang berisi cerita bermakna yang memiliki tujuan untuk menginspirasi pembacanya untuk selalu memiliki sikap dan pandangan yang positif dalam menjalani kehidupan.

Selamat membaca.

Regards,
F. Kristiono

Statistik Pengunjung

  • 30,305 Pengunjung